Di masa kehamilan, kebutuhan akan nutrisi memang lebih banyak dan perlu diperhatikan secara khusus. Salah satu kebutuhan nutrisi yang wajib dipenuhi oleh ibu hamil adalah kalsium. Kalsium merupakan salah satu mineral yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang lebih banyak dari mineral lain.
-
5 Cara Menghentikan Penggunaan Dot Pada Anak
Kebanyakan anak masih mengenakan dot atau mengempeng hingga usia 3-5 tahun. Padahal, kebiasaan mengempeng ini dapat memberikan dampak buruk untuk pertumbuhan gigi Si Kecil.
-
Manfaat Minyak Kelapa Untuk Kecantikan
Siapa yang tidak mengenal minyak kelapa. Sebagai bahan alami, minyak kelapa dipercaya memiliki segudang manfaat mengagumkan serta mengejutkan. Seperti yang kita tahu, selama ini minyak kelapa memiliki manfaat luar biasa untuk kecantikan rambut..
-
Manfaat Minyak Biji Apel Untuk Kecantikan
Siapa yang tak kenal dengan buah apel. Bisa dipastikan semua orang mengenal buah yang satu ini...
Showing posts with label Seputar Kehamilan. Show all posts
Showing posts with label Seputar Kehamilan. Show all posts
Saturday, May 30, 2015
Friday, May 29, 2015
Hal Yang Perlu Dipersiapkan Ketika Hamil Diusia 35 Tahun Keatas
By Admin at 7:16:00 AM
Seputar Kehamilan
Hamil di usia 35 tahun ke atas termasuk dalam kehamilan berisiko tinggi. Karena itu, ada beberapa persiapan yang harus dilakukan jika kita hamil di usia tersebut. Apa saja?
“Dewasa ini, banyak sekali perempuan yang menikah pada usia 30 tahun ke atas karena berbagai macam alasan. Entah karena karier atau baru menemukan pasangan hidup yang pas. Jika ditilik, berarti mereka akan hamil di usia 30 tahun ke atas juga, bukan? Nah, hamil saat usia di atas 35 tahun sudah termasuk hamil berisiko tinggi,” ujar Dr. Nurdadi Saleh, Sp.oG., saat berbincang dengan Fimela Family.
Ibu yang hamil di usia 35 tahun ke atas harus berhati-hati karena akan cepat lelah ketika mengandung. Kemudian, kita juga berisiko mengalami komplikasi kehamilan seperti pre-eklampsia atau placenta previa. Untuk bayi, ia bisa berisiko down syndrome atau lahir prematur. Keguguran, juga jadi hal yang sulit kita hindari.
“Berbagai macam penyakit pada ibu dan bayi bisa timbul. Tapi jangan khawatir, bukan berarti ibu yang menikah di usia 30 tahun ke atas tidak boleh hamil, namun ia harus lebih peduli dengan keadaannya. Dokter atau ginekolog bisa mendeteksinya. Misalnya, sebelum hamil kita periksa apakah ibu memiliki diabetes, toksoplasma, atau penyakit-penyakit lainnya. Setelah diperiksa, barulah ibu bisa hamil dengan rajin kontrol ke dokter,” kata Dr. Nurdadi.
Bolehkah Hamil Lagi?
Pertanyaan yang sering muncul dari ibu yang hamil di usia 35 tahun ke atas adalah apakah dirinya boleh hamil lagi sementara semakin tinggi usia, semakin tinggi pula risiko kehamilannya? Atau juga ada yang bertanya-tanya, bolehkah ia memakai kontrasepsi jangka panjang setelah melahirkan, namun masih tetap ingin punya anak lagi?
Dr. Nurdadi Saleh mengatakan bahwa kita memang harus punya perencanaan yang matang mengenai kehamilan ini. “Ini memang situasi yang tidak umum, jika ibu melahirkan di usia 35 tahun ke atas, berarti jika ibu mau hamil lagi, bisa saja usia 40 tahun baru hamil, bukan? Karena itu, kami biasanya menanyakan master plan yang ibu dan suami miliki. Rata-rata, jarang pasangan yang ingin memiliki lebih dari dua anak saat ini. Kurang lebih, mereka menginginkan cukup dua anak saja. Dalam kasus tersebut, biasanya nanti dokter akan memberikan kontrasepsi yang tidak jangka panjang. Ini berguna untuk mengontrol kehamilan. Ingat, jarak kehamilan ibu tidak boleh terlalu dekat. Beri jangka waktu 2 hingga 3 tahun lagi, baru hamil. Dengan monitoring yang tepat, tentu ibu tak usah khawatir jika hamil di usia 35 tahun ke atas,” tutup Dr. Nurdadi seperti dikutip dari Fimela Family.
“Dewasa ini, banyak sekali perempuan yang menikah pada usia 30 tahun ke atas karena berbagai macam alasan. Entah karena karier atau baru menemukan pasangan hidup yang pas. Jika ditilik, berarti mereka akan hamil di usia 30 tahun ke atas juga, bukan? Nah, hamil saat usia di atas 35 tahun sudah termasuk hamil berisiko tinggi,” ujar Dr. Nurdadi Saleh, Sp.oG., saat berbincang dengan Fimela Family.
Ibu yang hamil di usia 35 tahun ke atas harus berhati-hati karena akan cepat lelah ketika mengandung. Kemudian, kita juga berisiko mengalami komplikasi kehamilan seperti pre-eklampsia atau placenta previa. Untuk bayi, ia bisa berisiko down syndrome atau lahir prematur. Keguguran, juga jadi hal yang sulit kita hindari.
“Berbagai macam penyakit pada ibu dan bayi bisa timbul. Tapi jangan khawatir, bukan berarti ibu yang menikah di usia 30 tahun ke atas tidak boleh hamil, namun ia harus lebih peduli dengan keadaannya. Dokter atau ginekolog bisa mendeteksinya. Misalnya, sebelum hamil kita periksa apakah ibu memiliki diabetes, toksoplasma, atau penyakit-penyakit lainnya. Setelah diperiksa, barulah ibu bisa hamil dengan rajin kontrol ke dokter,” kata Dr. Nurdadi.
Bolehkah Hamil Lagi?
Pertanyaan yang sering muncul dari ibu yang hamil di usia 35 tahun ke atas adalah apakah dirinya boleh hamil lagi sementara semakin tinggi usia, semakin tinggi pula risiko kehamilannya? Atau juga ada yang bertanya-tanya, bolehkah ia memakai kontrasepsi jangka panjang setelah melahirkan, namun masih tetap ingin punya anak lagi?
Dr. Nurdadi Saleh mengatakan bahwa kita memang harus punya perencanaan yang matang mengenai kehamilan ini. “Ini memang situasi yang tidak umum, jika ibu melahirkan di usia 35 tahun ke atas, berarti jika ibu mau hamil lagi, bisa saja usia 40 tahun baru hamil, bukan? Karena itu, kami biasanya menanyakan master plan yang ibu dan suami miliki. Rata-rata, jarang pasangan yang ingin memiliki lebih dari dua anak saat ini. Kurang lebih, mereka menginginkan cukup dua anak saja. Dalam kasus tersebut, biasanya nanti dokter akan memberikan kontrasepsi yang tidak jangka panjang. Ini berguna untuk mengontrol kehamilan. Ingat, jarak kehamilan ibu tidak boleh terlalu dekat. Beri jangka waktu 2 hingga 3 tahun lagi, baru hamil. Dengan monitoring yang tepat, tentu ibu tak usah khawatir jika hamil di usia 35 tahun ke atas,” tutup Dr. Nurdadi seperti dikutip dari Fimela Family.
Wednesday, April 18, 2012
6 Kiat Mencegah Trauma Bersalin
By Admin at 6:24:00 PM
Seputar Kehamilan
Tak ada ibu yang mau mengalami trauma bersalin. Karena itu, mumpung
proses persalinan masih beberapa bulan ke depan, ada baiknya ibu hamil
(bumil) mengantisipasi agar trauma melahirkan dapat diminimalisasi. Pada
akhirnya, diharapkan bumil dapat melahirkan dengan lancar, aman, dan
nyaman.
Tuesday, April 17, 2012
Jajanan yang Perlu Dipantang Saat Hamil
By Admin at 6:19:00 PM
Seputar Kehamilan
Bakso merupakan makanan favorit kebanyakan orang Indonesia, begitu
pula siomay, sate, dan lalap-lalapan mentah. Sebetulnya, meskipun
makanan-makanan tersebut mengandung protein dan vitamin, tetapi menurut
dr Mariono Reksoprodjo, SpOG, dari Klinik Bersalin Seruni, Jakarta, ibu
hamil perlu hati-hati kala menyantapnya. Ia mengingatkan, ada
jenis-jenis makanan dan minuman yang perlu dihindari atau setidaknya
diwaspadai dengan berbagai alasan. Berikut beberapa di antaranya:



